Ujian Kenaikan Kelas (UKK) merupakan momen krusial bagi setiap siswa SMK, menandai akhir dari satu jenjang pembelajaran dan kesiapan untuk melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi. Matematika, sebagai salah satu mata pelajaran fundamental, seringkali menjadi penentu kelancaran proses kenaikan kelas. Bagi siswa Kelas 11 SMK, UKK Matematika Semester 2 akan menguji pemahaman mendalam terhadap materi yang telah dipelajari sepanjang tahun ajaran.
Artikel ini akan hadir sebagai panduan komprehensif untuk mempersiapkan diri menghadapi UKK Matematika Kelas 11 SMK Semester 2. Kita akan membahas berbagai topik penting yang seringkali muncul dalam ujian, lengkap dengan contoh-contoh soal yang bervariasi, disertai dengan analisis dan strategi penyelesaiannya. Tujuannya adalah agar siswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya dalam berbagai bentuk soal, sehingga kepercayaan diri meningkat dan hasil UKK pun optimal.
Memahami Cakupan Materi UKK Matematika Kelas 11 SMK Semester 2
Sebelum menyelami contoh soal, penting untuk menyegarkan kembali ingatan mengenai cakupan materi yang umumnya diujikan. Berdasarkan kurikulum SMK, materi Matematika Kelas 11 Semester 2 biasanya meliputi:
-
Statistika Inferensial:
- Ukuran pemusatan (mean, median, modus) untuk data tunggal dan berkelompok.
- Ukuran letak (kuartil, desil, persentil).
- Ukuran penyebaran (rentang, simpangan rata-rata, variansi, simpangan baku).
- Distribusi normal.
- Pendugaan statistik (interval kepercayaan).
-
Peluang:
- Konsep dasar peluang.
- Peluang kejadian saling lepas dan tidak saling lepas.
- Peluang kejadian saling bebas dan bersyarat.
- Aturan pencacahan (permutasi dan kombinasi).
- Distribusi binomial.
-
Limit Fungsi Aljabar:
- Konsep limit fungsi.
- Menghitung limit fungsi aljabar di tak hingga dan bentuk tak tentu.
-
Turunan Fungsi Aljabar:
- Konsep turunan fungsi.
- Aturan-aturan turunan (turunan fungsi pangkat, jumlah/selisih, perkalian, pembagian, fungsi berantai).
- Aplikasi turunan (menentukan gradien garis singgung, nilai maksimum/minimum, interval naik/turun).
Setiap sekolah mungkin memiliki sedikit perbedaan dalam penekanan materi, namun topik-topik di atas adalah inti yang harus dikuasai.
Contoh Soal UKK Matematika Kelas 11 SMK Semester 2 Beserta Pembahasannya
Mari kita bedah beberapa contoh soal yang mewakili setiap topik utama.
Bagian 1: Statistika Inferensial
Soal 1 (Data Berkelompok):
Data tinggi badan 40 siswa SMK disajikan dalam tabel distribusi frekuensi berikut:
| Tinggi Badan (cm) | Frekuensi (f) |
|---|---|
| 150 – 154 | 5 |
| 155 – 159 | 10 |
| 160 – 164 | 12 |
| 165 – 169 | 8 |
| 170 – 174 | 5 |
Hitunglah:
a. Rata-rata tinggi badan siswa.
b. Median tinggi badan siswa.
Pembahasan:
Untuk data berkelompok, kita memerlukan nilai tengah kelas (xi) dan frekuensi kumulatif.
| Tinggi Badan (cm) | Frekuensi (f) | Nilai Tengah (xi) | fi * xi | Frekuensi Kumulatif (fk) |
|---|---|---|---|---|
| 150 – 154 | 5 | 152 | 760 | 5 |
| 155 – 159 | 10 | 157 | 1570 | 15 |
| 160 – 164 | 12 | 162 | 1944 | 27 |
| 165 – 169 | 8 | 167 | 1336 | 35 |
| 170 – 174 | 5 | 172 | 860 | 40 |
| Total | 40 | 6470 |
a. Rata-rata (Mean):
Rumus rata-rata data berkelompok: $barx = fracsum(f_i cdot x_i)sum f_i$
$barx = frac647040 = 161.75$ cm
b. Median:
Posisi median = $frac12 times n = frac12 times 40 = 20$
Median terletak pada kelas yang memiliki frekuensi kumulatif ke-20. Dari tabel, kelas ke-3 (160 – 164) memiliki frekuensi kumulatif 27, yang berarti median berada di kelas ini.
Rumus median data berkelompok: $Me = b + (fracfrac12n – Fkf) cdot p$
Di mana:
- $b$ = batas bawah kelas median = 159.5
- $n$ = jumlah data = 40
- $Fk$ = frekuensi kumulatif sebelum kelas median = 15
- $f$ = frekuensi kelas median = 12
-
$p$ = panjang kelas = 5 (misal: 159.5 – 154.5 = 5)
$Me = 159.5 + (fracfrac12(40) – 1512) cdot 5$
$Me = 159.5 + (frac20 – 1512) cdot 5$
$Me = 159.5 + (frac512) cdot 5$
$Me = 159.5 + frac2512$
$Me = 159.5 + 2.0833…$
$Me approx 161.58$ cm
Strategi Penyelesaian: Perhatikan baik-baik apakah soal meminta data tunggal atau berkelompok. Untuk data berkelompok, selalu buat tabel bantu yang mencakup nilai tengah dan frekuensi kumulatif. Rumus rata-rata dan median untuk data berkelompok perlu dihafal dengan baik.
Soal 2 (Ukuran Penyebaran):
Nilai ulangan matematika 10 siswa adalah sebagai berikut: 7, 8, 6, 9, 5, 7, 8, 6, 9, 7.
Hitunglah simpangan baku dari data tersebut.
Pembahasan:
Langkah pertama adalah mencari rata-rata ($barx$).
$barx = frac7+8+6+9+5+7+8+6+9+710 = frac7210 = 7.2$
Selanjutnya, hitung selisih antara setiap nilai data dengan rata-rata, lalu kuadratkan.
| Data (xi) | $barx$ | $x_i – barx$ | $(x_i – barx)^2$ |
|---|---|---|---|
| 7 | 7.2 | -0.2 | 0.04 |
| 8 | 7.2 | 0.8 | 0.64 |
| 6 | 7.2 | -1.2 | 1.44 |
| 9 | 7.2 | 1.8 | 3.24 |
| 5 | 7.2 | -2.2 | 4.84 |
| 7 | 7.2 | -0.2 | 0.04 |
| 8 | 7.2 | 0.8 | 0.64 |
| 6 | 7.2 | -1.2 | 1.44 |
| 9 | 7.2 | 1.8 | 3.24 |
| 7 | 7.2 | -0.2 | 0.04 |
| Total | 15.60 |
Rumus variansi (s²): $s^2 = fracsum(x_i – barx)^2n-1$ (untuk sampel)
$s^2 = frac15.6010-1 = frac15.609 = 1.7333…$
Rumus simpangan baku (s): $s = sqrts^2$
$s = sqrt1.7333… approx 1.3166$
Strategi Penyelesaian: Simpangan baku mengukur sebaran data. Perhitungan manual bisa panjang, jadi pastikan teliti. Pahami perbedaan antara variansi dan simpangan baku, serta kapan menggunakan $n$ atau $n-1$ di penyebut.
Bagian 2: Peluang
Soal 3 (Kombinasi dan Peluang Kejadian):
Dalam sebuah kotak terdapat 5 bola merah, 3 bola biru, dan 2 bola hijau. Jika diambil 3 bola secara acak tanpa pengembalian, berapakah peluang terambilnya:
a. Ketiga bola berwarna merah.
b. Dua bola merah dan satu bola biru.
Pembahasan:
Total bola dalam kotak = 5 + 3 + 2 = 10 bola.
Kita akan menggunakan konsep kombinasi karena urutan pengambilan bola tidak diperhatikan.
a. Peluang ketiga bola berwarna merah:
Jumlah cara mengambil 3 bola merah dari 5 bola merah: $C(5,3) = frac5!3!(5-3)! = frac5!3!2! = frac5 times 42 times 1 = 10$
Jumlah cara mengambil 3 bola dari total 10 bola: $C(10,3) = frac10!3!(10-3)! = frac10!3!7! = frac10 times 9 times 83 times 2 times 1 = 10 times 3 times 4 = 120$
Peluang (ketiga merah) = $fractextJumlah cara mengambil 3 bola merahtextJumlah cara mengambil 3 bola dari total$
$P(text3M) = fracC(5,3)C(10,3) = frac10120 = frac112$
b. Peluang dua bola merah dan satu bola biru:
Jumlah cara mengambil 2 bola merah dari 5 bola merah: $C(5,2) = frac5!2!(5-2)! = frac5!2!3! = frac5 times 42 times 1 = 10$
Jumlah cara mengambil 1 bola biru dari 3 bola biru: $C(3,1) = frac3!1!(3-1)! = frac3!1!2! = 3$
Jumlah cara mengambil 2 bola merah DAN 1 bola biru = $C(5,2) times C(3,1) = 10 times 3 = 30$
Jumlah cara mengambil 3 bola dari total 10 bola (sudah dihitung sebelumnya) = 120.
Peluang (2 merah, 1 biru) = $fractextJumlah cara mengambil 2 merah dan 1 birutextJumlah cara mengambil 3 bola dari total$
$P(text2M, 1B) = fracC(5,2) times C(3,1)C(10,3) = frac30120 = frac14$
Strategi Penyelesaian: Identifikasi apakah masalah menggunakan permutasi atau kombinasi. Gunakan kombinasi jika urutan tidak penting, dan permutasi jika urutan penting. Pahami konsep peluang dasar: (kejadian yang diinginkan) / (ruang sampel).
Soal 4 (Peluang Bersyarat):
Dua buah dadu dilempar bersamaan. Diketahui bahwa jumlah mata dadu yang muncul adalah bilangan prima. Berapakah peluang salah satu dadu menunjukkan angka 3?
Pembahasan:
Ruang sampel untuk pelemparan dua dadu adalah 36 pasangan $(x, y)$.
Kejadian jumlah mata dadu adalah bilangan prima:
Bilangan prima yang mungkin dari jumlah dua dadu (minimal 1+1=2, maksimal 6+6=12) adalah: 2, 3, 5, 7, 11.
Kejadian jumlah mata dadu prima (A):
- Jumlah 2: (1,1)
- Jumlah 3: (1,2), (2,1)
- Jumlah 5: (1,4), (2,3), (3,2), (4,1)
- Jumlah 7: (1,6), (2,5), (3,4), (4,3), (5,2), (6,1)
- Jumlah 11: (5,6), (6,5)
Jadi, $n(A) = 1 + 2 + 4 + 6 + 2 = 15$.
Kejadian salah satu dadu menunjukkan angka 3 (B):
(1,3), (2,3), (3,3), (4,3), (5,3), (6,3), (3,1), (3,2), (3,4), (3,5), (3,6).
Jadi, $n(B) = 11$.
Kejadian A dan B (jumlah mata dadu prima DAN salah satu dadu menunjukkan angka 3):
Kita cari irisan dari kejadian A dan B.
Dari kejadian A, yang mengandung angka 3:
- Jumlah 3: (1,2), (2,1) – tidak ada 3
- Jumlah 5: (2,3), (3,2) – ada 2
- Jumlah 7: (3,4), (4,3) – ada 2
- Jumlah 11: tidak ada 3
Jadi, kejadian A dan B adalah (2,3), (3,2), (3,4), (4,3).
$n(A cap B) = 4$.
Peluang bersyarat P(B|A) = $fracP(A cap B)P(A) = fracn(A cap B) / n(S)n(A) / n(S) = fracn(A cap B)n(A)$
$P(B|A) = frac415$
Strategi Penyelesaian: Peluang bersyarat membutuhkan identifikasi ruang sampel, kejadian yang diketahui, dan kejadian yang ditanyakan. Buat daftar kejadian dengan cermat untuk menghindari kesalahan perhitungan.
Bagian 3: Limit Fungsi Aljabar
Soal 5 (Limit Bentuk Tak Tentu):
Tentukan nilai dari $lim_x to 2 fracx^2 – 4x – 2$
Pembahasan:
Jika kita substitusikan $x=2$ langsung, kita akan mendapatkan $frac2^2 – 42 – 2 = frac00$, yang merupakan bentuk tak tentu.
Kita perlu menyederhanakan fungsi tersebut. Perhatikan bahwa pembilang adalah selisih kuadrat.
$x^2 – 4 = (x – 2)(x + 2)$
Maka, limitnya menjadi:
$lim_x to 2 frac(x – 2)(x + 2)x – 2$
Karena $x to 2$, maka $x neq 2$, sehingga kita bisa membatalkan faktor $(x – 2)$:
$lim_x to 2 (x + 2)$
Sekarang kita substitusikan $x=2$:
$2 + 2 = 4$
Jadi, $lim_x to 2 fracx^2 – 4x – 2 = 4$.
Strategi Penyelesaian: Langkah pertama dalam menghitung limit adalah substitusi langsung. Jika hasilnya adalah $frac00$, cari cara untuk menyederhanakan fungsi, seperti faktorisasi (selisih kuadrat, selisih kubik, dll.) atau menggunakan metode perkalian sekawan untuk bentuk akar.
Soal 6 (Limit di Tak Hingga):
Tentukan nilai dari $lim_x to infty frac3x^2 + 2x – 1x^2 – 5x + 3$
Pembahasan:
Untuk limit di tak hingga pada fungsi rasional, kita bagi setiap suku di pembilang dan penyebut dengan pangkat tertinggi dari $x$ di penyebut. Dalam kasus ini, pangkat tertinggi adalah $x^2$.
$lim_x to infty fracfrac3x^2x^2 + frac2xx^2 – frac1x^2fracx^2x^2 – frac5xx^2 + frac3x^2$
Sederhanakan:
$lim_x to infty frac3 + frac2x – frac1x^21 – frac5x + frac3x^2$
Ketika $x to infty$, suku-suku yang memiliki $x$ di penyebut akan mendekati nol: $frac2x to 0$, $frac1x^2 to 0$, $frac5x to 0$, $frac3x^2 to 0$.
Maka, limitnya menjadi:
$frac3 + 0 – 01 – 0 + 0 = frac31 = 3$
Jadi, $lim_x to infty frac3x^2 + 2x – 1x^2 – 5x + 3 = 3$.
Strategi Penyelesaian: Pangkat tertinggi di penyebut adalah kunci. Jika pangkat pembilang lebih tinggi dari penyebut, limitnya adalah $pm infty$. Jika pangkat penyebut lebih tinggi, limitnya adalah 0. Jika pangkatnya sama, limitnya adalah perbandingan koefisien suku berpangkat tertinggi.
Bagian 4: Turunan Fungsi Aljabar
Soal 7 (Aturan Turunan Dasar):
Tentukan turunan pertama dari fungsi $f(x) = 5x^4 – 3x^2 + 7x – 10$.
Pembahasan:
Kita akan menggunakan aturan turunan dasar: $fracddx(ax^n) = anx^n-1$ dan turunan dari konstanta adalah 0.
- Turunan dari $5x^4$ adalah $4 cdot 5x^4-1 = 20x^3$.
- Turunan dari $-3x^2$ adalah $2 cdot (-3)x^2-1 = -6x^1 = -6x$.
- Turunan dari $7x$ adalah $1 cdot 7x^1-1 = 7x^0 = 7$.
- Turunan dari $-10$ adalah $0$.
Jadi, turunan pertama $f'(x)$ adalah:
$f'(x) = 20x^3 – 6x + 7$
Strategi Penyelesaian: Kuasai aturan-aturan dasar turunan, terutama untuk fungsi pangkat. Perhatikan tanda positif dan negatif.
Soal 8 (Aplikasi Turunan – Gradien Garis Singgung):
Tentukan gradien garis singgung kurva $y = x^3 – 2x^2 + 5$ di titik yang berabsis $x=1$.
Pembahasan:
Gradien garis singgung suatu kurva di suatu titik sama dengan nilai turunan pertama fungsi tersebut di titik itu.
Pertama, cari turunan pertama dari fungsi $y$:
$y’ = fracddx(x^3 – 2x^2 + 5)$
$y’ = 3x^3-1 – 2 cdot 2x^2-1 + 0$
$y’ = 3x^2 – 4x$
Selanjutnya, substitusikan nilai absis $x=1$ ke dalam turunan pertama untuk mendapatkan gradiennya:
$m = y'(1) = 3(1)^2 – 4(1)$
$m = 3(1) – 4$
$m = 3 – 4$
$m = -1$
Jadi, gradien garis singgung kurva $y = x^3 – 2x^2 + 5$ di titik yang berabsis $x=1$ adalah -1.
Strategi Penyelesaian: Ingat bahwa gradien garis singgung adalah nilai turunan pertama. Pastikan untuk menghitung turunan dengan benar sebelum substitusi.
Tips Jitu Menghadapi UKK Matematika:
- Pahami Konsep, Bukan Menghafal Rumus: Rumus matematika seringkali saling berkaitan. Memahami konsep di baliknya akan memudahkan Anda mengingat dan menerapkan rumus pada berbagai tipe soal.
- Latihan Soal Rutin: Kerjakan soal-soal latihan dari buku paket, modul, atau sumber online secara konsisten. Semakin banyak berlatih, semakin terbiasa Anda dengan pola soal dan cara penyelesaiannya.
- Buat Catatan Ringkas: Ringkas materi penting, rumus-rumus kunci, dan contoh soal yang sulit Anda pahami. Catatan ini akan sangat membantu saat belajar mendekati hari ujian.
- Perhatikan Detail Soal: Baca soal dengan teliti. Pahami apa yang diminta oleh soal dan informasi apa saja yang diberikan.
- Manajemen Waktu: Saat ujian, alokasikan waktu Anda dengan bijak. Jangan terpaku pada satu soal yang sulit terlalu lama. Kerjakan soal yang Anda anggap mudah terlebih dahulu.
- Diskusi dengan Teman atau Guru: Jika ada materi atau soal yang belum jelas, jangan ragu untuk bertanya kepada guru atau mendiskusikannya dengan teman. Penjelasan dari orang lain seringkali memberikan perspektif baru.
- Jaga Kesehatan dan Ketenangan: Pastikan Anda cukup istirahat menjelang ujian dan tetap tenang saat mengerjakannya.
Penutup
UKK Matematika Kelas 11 SMK Semester 2 memang menantang, namun dengan persiapan yang matang dan strategi yang tepat, Anda pasti bisa menghadapinya dengan percaya diri. Contoh-contoh soal yang telah dibahas di atas diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai jenis soal yang mungkin akan Anda temui. Ingatlah untuk terus berlatih, memahami konsep, dan menjaga ketenangan. Sukses untuk UKK Anda!
Artikel ini sudah mendekati 1.200 kata dengan contoh soal yang bervariasi. Anda bisa menambahkan detail lebih lanjut pada penjelasan setiap konsep atau menambahkan beberapa contoh soal lagi jika dirasa perlu.







Leave a Reply